MIANWALI (Aktualita)- Dalam insiden mengerikan, mayat bayi perempuan berusia 22 hari ditemukan dengan leher tergorok di sebuah rumah di daerah Liaquatabad, Karachi, Pakistan.
Kejadian itu terjadi pada Kamis malam (10/3/2022) hanya beberapa hari setelah seorang pria yang mengharapkan anak pertamanya laki-laki menembak dan membunuh putrinya yang baru lahir di Mianwali, Pakistan.
Baca juga: Ibu Latifah dan Anak-Anaknya Protes, Yayasan Ketupay Diduga Pakai Alamat Rumah Tanpa Izin Pemilik
Rumah tempat ditemukannya jenazah bayi tersebut terletak di Liaquatabad No 7. Bayi perempuan yang meninggal itu bernama Zamil Fatima. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Abbasi Shaheed.
Polisi mengatakan nama ayah Zamil adalah Saad (24) yang berprofesi sebagai tukang listrik dan bekerja di sebuah perusahaan farmasi. Dia tidak ada di rumah saat kejadian.
Polisi juga merekam keterangan awal sang ibu, Humaima Saad, 19 tahun, yang mengatakan bahwa saat kejadian dia sendirian di rumah dan suaminya sedang bekerja dan seorang pria muda dengan celana jeans dan kemeja serta masker bedah berada di balik insiden yang masuk ke rumah melalui atapnya,
mendorongnya, membenturkan kepalanya ke lemari es, dan dia pingsan. Ketika dia sadar kembali, tenggorokan putrinya digorok dan terbaring di tempat tidur, sedangkan semua yang ada di lemari berserakan.
“Dia mendorongku dengan paksa. Akibatnya, kepala saya membentur kulkas, membuat saya tidak sadarkan diri. Saya menemukan putri saya dengan luka sayatan di tenggorokan ketika saya bangun." Katanya kepada polisi.
DIG Nasir Aftab mengatakan, saat polisi memeriksa atap rumah, terlihat sangat tidak mungkin orang bisa masuk ke dalam rumah itu melalui atap.
Baca juga: Pemberian Santunan Anak Yatim Meriahkan Deklarasi Ormas Palugada Indonesia
Di Rumah Sakit Abbasi Shaheed, ayah gadis itu, Saad Hussain dan temannya mengatakan kepada media bahwa telah terjadi perampokan di rumah tersebut. Hussain mengatakan bahwa dia sampai di rumah sakit segera setelah kejadian itu dilaporkan kepadanya. Istrinya juga dibawa ke ASH untuk mendapatkan perawatan medis. Hussain mengatakan dia menikah setahun yang lalu, dan korbannya adalah anak pertamanya.
Penyidik kepolisian juga telah memeriksa rumah tempat kejadian tersebut. Mereka mengatakan mereka tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa insiden itu terjadi karena perampokan atau dendam permasalahan pribadi.
SHO Liaqatabad Inspektur Liaqat Hayat mengatakan bahwa perhiasan, uang tunai, ponsel dan barang-barang lainnya ditemukan di rumah dan tidak ada yang dicuri.
Polisi mengatakan bahwa mayat bayi itu ditemukan di tempat tidur di sebuah kamar sementara sang ibu memberi tahu mereka bahwa dia telah meletakkan bayinya di ranjang bayi ketika pelaku tiba.
Baca juga: Kakak Beradik Kompak Siksa Bocah 7 Tahun sampai Tewas
Terkait hal itu, SSP Pusat Maroof Usman mengatakan, ditemukan kontradiksi dalam keterangan ibu korban. Namun, dikarenakan pihak keluarga shock. Oleh karena itu, polisi juga berhati-hati dalam mengusut kasus tersebut.
Setelah pemeriksaan fisik sang ibu, ternyata juga tidak ada bekas luka ditemukan di tubuhnya. Penyelidik mengatakan ibu itu akan diinterogasi lagi untuk membantu menyelidiki kasus tersebut.
Polisi juga tidak menemukan senjata yang digunakan dalam pembunuhan dari rumah tersebut.
DIG Nasir Aftab mengatakan polisi sedang menyelidiki kasus ini dari sudut yang berbeda. Sampai saat ini belum terungkap siapa pelaku sebenarnya.keo
Editor : Redaksi