JAKARTA (Aktualita) - Mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kesehatan Militer, Rabu kemarin (12/1/2022).
Praktis sejak kemarin, Terawan, resmi menjabat Guru Besar Tidak Tetap Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan RI.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Panen Jagung di Tuban
Pengukuhan dilakukan oleh Rektor Unhan RI, Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian, dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Merah Putih, Kompleks Universitas Pertahanan, kawasan IPSC, Bogor, Rabu pagi (12/1).
Dalam pengkukuhan ini turut dihadiri Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
"Atas nama seluruh civitas akademica, saya ucapkan selamat kepada Letnan Jenderal TNI (Purn) Profesor Dr. dr Terawan Agus Putranto, atas pencapaian pretasi akademik yang membanggakan," kata Rektor Laksamana Madya Amarulla Octavian.
Baca juga: Buka Puasa Bersama Insan Pers, Polda Jatim Perkuat Sinergitas dan Keterbukaan Informasi Publik
Amarulla mengatakan Terawan mendapat rekomendasi dari sejumlah profesor dari dalam negeri dan luar negeri untuk mendapatkan gelar profesor kehormatan ini.
Dalam orasi ilmiahnya, Terawan mengatakan bahwa kejadian tak diinginkan (KTD) dalam Vaksin Nusantara yang digagasnya berpersentase kecil. Bahkan, efek yang ditimbulkan pun hanya sebatas nyeri di bagian tubuh yang terinfeksi.
Baca juga: Kejari Tanjung Perak Catat 357 Persen PNBP, Lampaui Target 1, 98 Milyar
Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengungkapkan Vaksin Nusantara bisa menjadi titik terang dari lorong panjang melawan pandemi Covid-19. Terawan mengutip pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam sambutan di buku 'Mengenal Serta Membuat Vaksin Nusantara'.
Prabowo dalam sambutan di buku itu, kata Terawan, mengatakan bahwa vaksin ini salah satu bentuk pertahanan negara, khususnya di bidang kesehatan dalam menghadapi perang biologis melawan Covid-19 dan memberikan dukungan terhadap karya anak bangsa. “Hadirnya Vaksin Nusantara dapat menjadi titik terang dari lorong panjang melawan pandemi bagi dunia, terkhusus Indonesia," kata Terawan dalam orasi ilmiah di acara pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kedokteran Militer dari Universitas Pertahanan, Rabu (12/1/2022).ika
Editor : Redaksi