Terpergok saat beraksi, maling motor asal Bangkalan dijadikan samsak hidup warga.

Reporter : Redaksi
RA pelaku Curanmor saat diintrograsi Polisi

SURABAYA (Aktualita) - RA (22) warga asal Bangkalan Madura, Minggu (16/2/2025) pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) menjadi samsak hidup setelah aksinya di Jl Tempel Sukorejo, Tegalsari diketahui warga.

Warga yang emosi dengan aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut, langsung meneriaki pelaku yang dapat mengundang reaksi warga sekitar, sehingga melakukan pengejaran dan memukulinya secara beramai ramai sebelum diserahkan ke pihak kepolisian

Baca juga: Polres Bangkalan Tangkap Lansia Eksekutor Pencurian Hewan Ternak

Pemuda pengangguran ini berhasil ditangkap warga dan diamankan di Balai RW 09 Tempel Sukorejo V. Warga yang sudah geramatas maraknya pencurian motor di Surabaya, langsung menghajarnya ramai-ramai.

Kapolsek Tegalsari, Kompol Rizki Santoso mengatakan, tersangka mencuri motor matic, yang diparkir di depan sebuah rumah. Saat itu, kendaraan roda dua itu sedang didorong olehnya.

"Pelaku RA (22) warga Bangkalan, Madura. Dia mencoba mencuri sepeda motor Honda Beat yang terparkir di depan sebuah rumah, di Gang Tempel Sukorejo 5 nomor 26, Surabaya," katanya, Senin (17/2/2025).

Ketika melintasi sebuah warung makan sekitar lokasi kejadian yang masih ramai pembeli, ada warga yang mengenali motor tersebut. Melihat orang tak dikenal membawa motor tetangganya, saksi ini kemudian berteriak maling.

"Karena panik, pelaku langsung meninggalkan motor tersebut dan berlari menuju Gang Kupang Panjaan III, untuk menghindari kejaran warga," tambahnya.

Baca juga: Begal Pelaku Pembacokan Polisi di Lumajang Ditembak Mati

Setelah ditangkap warga, peristiwa ini kemudian dilaporkan ke anggota Polsek Tegalsari. Sehingga, korban beruntung tak menderita luka serius akibat diamuk massa.

"Saat kejadian tersebut, kami yang menerima laporan dari warga segera mengirimkan piket fungsi untuk mengamankan situasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan kondusif," terangnya.

Saking banyaknya warga yang masih emosi, pihaknya bahkan menghubungi Tim Jogoboyo 97, untuk meminta bala bantuan meredakan situasi sekaligus mengevakuasi tersangka ke rumah sakit untuk diperiksa beberapa lukanya.

"Kami langsung berkoordinasi dengan perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, serta Tim Jogoboyo untuk mengamankan pelaku. Ada barang bukti. Kunci T yang digunakan pelaku untuk mencoba membobol motor," paparnya.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Ringkus Tiga Residivis Curanmor

Rizki mengimbau bagi masyarakat yang berada di wilayah hukumnya, agar tak main hakim sendiri bila kembali mengamankan pelaku tindak pidana. Ia menyarankan bila peristiwa itu terulang agar segera dilaporkan ke polisi.

"Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Kami juga ingatkan, selalu kunci ganda kendaraan dan waspada terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian," pungkasnya.

Kini, polisi tengah mendalami keterangan tersangka untuk mengungkap apakah pernah melakukan pencurian di daerah lain, hingga kemungkinan adanya jaringan dalam kasus pencurian motor tersebut. (Dir)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru