SURABAYA (Aktualita)- Perampokan dan penyekapan terjadi di Toko Emas Berkat di Jalan Pasar Wonokromo 7C, Wonokromo, Surabaya, Kamis (21/5/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Perampokan diduga dilakukan oleh satu orang, dan masuk ke rumah korban melalui genting dan kemudian menyekap tiga orang korban di dalam kamar.
Tiga penghuni rumah yang menjadi korban adalah Untung Wijoto (62), Tjio Asmawati (62) yang merupakan pasangan suami-istri dan Tjio Sioe Gim (70). Ketiga korban menderita luka lebam di area wajah dan kepala.
Baca juga: ARSAS Rekrut Koordinator Wilayah, Siapkan Deklarasi “Jogo Suroboyo”
Para korban yang menderita luka sempat mendapat penanganan pertama di lokasi kejadian oleh PMI. Selanjutnya, mereka dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani visum.
Melvy (27) salah satu saksi bercerita, kasus perampokan dan penyekapan itu terungkap setelah korban menggedor-gedor rolling door dari dalam. Sebab, ketiga korban itu dikunci dari luar.
"Jadi korban yang di dalam itu gedor-gedor minta tolong. Akhirnya dibuka sama bos suami saya dan Pak Bambang," katanya.
Masih kata Melvy, dirinya melihat secara langsung kondisi korban Tjio Asmawati saat berhasil diselamatkan warga. Kedua matanya lebam dan membiru.
Baca juga: Semangat “Wani Jogo Kutho” Menggema, Ribuan Arek Suroboyo Siap Deklarasi Akbar
"Saya lihat kondisi meme (panggilan Tjio Asmawati) saat keluar rumah usai diselamatkan warga. Kedua matanya lebam dan biru. Kasihan, dia orangnya baik," terang Melvy.
Sementara Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Warsito Adi mengatakan, pelaku beraksi seorang diri dengan membawa senjata tajam.
"Pelaku katanya cuma satu bawa senjata tajam. Yang hilang uang mata uang Korea, ATM beserta PIN, sepasang anting-anting yang dipakai korban. Saat kejadian, pelaku juga berusaha membobol toko emas namun gagal karena terkunci rapat," jelasnya.
Baca juga: Jajanan Tradisional Indonesia yang Manisnya Terasa di Lidah
Hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP), lanjut Iptu Warsito, ciri-ciri pelaku sudah didapatkan. Namun, polisi nasih medalami penyelidikan.
"Masih penyelidikan. Untuk ciri-ciri pelaku sudah kita dapatkan dan kita juga sudah periksa empat orang saksi," pungkasnya. (ano)
Editor : Redaksi