Situbondo (Aktualita)– Kasatgas Pangan Polres Situbondo gelar operasi beras, dengan terjun langsung meninjau harga di sejumlah kawasan desa dan pasar tradisional di Kabupaten Situbondo, salah satunya pasar Panarukan, Kamis, (29/02/2024).
Operasi pasar dipimpin oleh AKP Momon, Kasatreskrim sekaligus Kasatgas Pangan wilayah hukum Polres Situbondo, didampingi Ahmad Rofi’i, wakil pimpinan Cabang Bulog Bondowoso, serta Kabid Diskoperindag Ruben.
Baca Juga: Polri Tingkatkan 92 Kasus Karhutla ke Tahap Penyidikan
AKP Momon menegaskan, tim Satgas Pangan Polres Situbondo mengoptimalkan dua instrumen untuk mengamankan harga beras di tingkat konsumen, yaitu penyaluran bantuan pangan beras dan pelaksanaan operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan mendistribusikan beras SPHP Bulog ke pasar tradisional dan ritel modern.
“Kami terus melakukan operasi pasar, yang pertama kita turun langsung di Desa Pokaan Kecamatan Kapongan ini, ingin memastikan penyaluran beras dari Bulog diterima langsung oleh masyarakat, dengan harapan kami untuk kestabilan harga,” ujarnya.
AKP Momon menambahkan jika dirinya juga menyisir dibeberapa pasar tradisional salah satunya pasar Panarukan untuk mengecek langsung harga beras dari Bulog di pasar tradisional
“Alhamdulillah, kita tadi mendengar sendiri jika harga beras stabil tidak ada kenaikan yang signifikan,” ucapnya.
Baca Juga: Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Arah Pelayanan Publik
Tingginya harga beras beberapa hari yang lalu, disinyialir oleh tingginya harga gabah ditingkat petani, melalui progam pemerintah daerah dalam operasi harga dengan menghadirkan beras medium seharga 10.900/kg, diharapkan mampu menekan turun harga beras dipasaran.
AKP Momon menambahkan jika ditemukan pendistribusian beras Bulog disalahgunakan maka dirinya memastikan akan menindak tegas secara hukum
“Jika ditemukan ada yang nakal terkait pendistribusian beras Bulog satgas pangan Satreskrim Polres Situbondo akan melakukan penindakan tegas secara hukum,” tegasnya.
Baca Juga: Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Kapolda Jatim Dijabat Irjen Dekananto
Sementara Linda, warga desa Gebangan mengatakan jika dirinya cukup senang adanya penjualan beras murah di tingkat desanya.
“Saya beli disini cukup murah dengan harga satu sak berisi 5 Kg dengan harga Rp. 51.500, berharap harga beras murah seperti yang saya beli saat ini sampai seterusnya,” harapnya sambil tersenyum.(dos)
Editor : Redaksi