Korban Pelecehan Begal Payudara Berharap Pelaku Segera Ditangkap

avatar aktualita.id
Korban pelecehan saat melaporkan ke polisi
Korban pelecehan saat melaporkan ke polisi

TULUNGAGUNG (Aktualita) - Korban A (22) warga Kecamatan Boyolangu, Tulungagung mengatakan sebelum dan setelah terjadi terjadi pelecehan seksual ia sempat melihat wajah pelaku.

"Saat berhenti di lampu merah (Gleduk) itu dia sempat ngajak ngobrol, tapi tidak jelas. Saya sempat menoleh dan mengamati dia wajah, rambut, helm yang dipakai," kata A, Jumat (12/7/2024).

Baca Juga: Menghamili Tiga Kali dan Aborsi, Iqbal Zidan Nawawi Dituntut 3 Tahun Penjara

Menurutnya saat melakukan aksinya, pelaku tidak menggunakan helm tanpa penutup wajah, sehingga mudah dikenali. Dari pengamatannya salah satu ciri pelaku memiliki rambut yang dicat pirang.

"Itu kelihatan, karena helmnya nggak ditutup. Saya hafal wajah pelaku, kira-kira umurnya sekitar 25 tahun," ujarnya.

Sebelumnya, A (22) melaporkan aksi dugaan pelecehan seksual begal payudara yang terjadi di ruas jalan nasional Tulungagung, pada Sabtu (6/7/2024) malam.

Saat itu korban yang hendak pulang dari acara buwuhan tiba-tiba dibuntuti oleh pengedara sepeda motor Suzuki Satria Fu AG 6855 RAB. Saat di jalan nasional Tulungagung pelaku melakukan aksi pelecehan seksual.

Baca Juga: Polda Jatim Tetapkan Tersangka Pelecehan Santriwati di Bangkalan

Korban sempat melakukan pengejaran dan merekam pelaku yang kabur. Video pengejaran tersebut viral di media sosial.

Sebelumnya, tindak asusila begal payudara terjadi di Tulungagung. Korban berusia 22 tahun itu sempat melakukan upaya pengejaran dan merekam saat pelaku kabur.

Video pengejaran yang dilakukan korban viral di sejumlah media sosial. Dalam video itu pelaku tampak memacu kendaraannya Suzuki Satria FU, nomor polisi AG 6855 RAB.

Baca Juga: Bos PT Pragita Perbawa Pustaka Jalani Tahap Dua Kasus Pelecehan

Dia menceritakan bahwa peristiwa yang dia alami terjadi pada Sabtu (6/7/2024) malam pukul 22.00 WIB. Korban saat itu perjalanan pulang buwuh melintasi ruas jalan nasional Lembu Peteng ke arah timur.

"Saya nekat mengejar pelaku, karena bagaimana, ya. Mendapat perlakuan seperti itu perasaan saya campur aduk. Marah, panik, takut, gemetar juga," katanya.

Meski sempat berupaya mengejar pelaku dan meneriakinya seperti terlihat di video, namun pelaku tetap berhasil kabur. Korban A segera mendatangi pos polisi di simpang empat TT Tulungagung untuk melaporkan insiden itu. Tar

Berita Terbaru