Surabaya (Aktualita)- Massa yang tergabung dari Aliansi Peduli Pemilu Jatim kembali menggelar aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi, untuk memberikan dukungan terhadap hasil rekapitulasi KPU pada Pemilu 2024.
Aksi hari ini merupakan yang kedua setelah kemarin (18/3) juga dilakukan aksi serupa.
Baca juga: Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Koordinator Aksi, Bayu Aluning Samudra, menyampaikan bahwa massa aksi memang akan menggelar aksi damai ini selama 3 hari berturut hingga esok (20/3), bertepatan dengan hari terakhir rekapitulasi hasil pemilu di tingkat nasional.
Aksi ini sengaja dilakukan Mereka untuk mengawal keputusan KPU secara penuh, serta mengimbau agar masyarakat tak mudah terprovokasi dengan berbagai hoax atau isu yang bisa memecah belah persatuan bangsa.
“Kita tetap kawal keputusan KPU secara penuh. Intinya kami mengimbau untuk warga Surabaya khususnya agar tidak mudah termakan hoax. Indonesia ini kan negara hukum, jikalau ada ketidakpuasan terhadap hasil pemilu sudah ada bidangnya masing-masing. Bisa lapor ke Bawaslu, Panwas, sampai nanti ke Mahkamah Konstitusi,” ujar Bayu saat dijumpai disela-sela aksi, Selasa (19/3/2024).
Baca juga: Brimob Polda Jatim Pasok Makanan dan Air Bersih Pengungsi NTT
Selain melakukan orasi, massa aksi juga membawa berbagai spanduk berisi narasi damai diantaranya “Beda pilihan sudah biasa, kalah menang sudah biasa. Ayo kita kembali bersatu untuk Indonesia” serta “Jangan memprovokasi masyarakat untuk memecah belah persatuan karena pemilu sudah selesai”.
Adapun poin-poin yang ingin disampaikan dalam aksi damai ini diantaranya, agar masyarakat menerima hasil rekapitulasi KPU dan mendukung penyelenggara Pemilu 2024, menolak Hak angket karena dinilai menciderai hati nurani rakyat Indonesia, menerima siapapun pemenang pemilu 2024 demi keutuhan NKRI, serta meminta pihak-pihak yang tidak menerima hasil Pemilu 2024 agar tidak memprovokasi dan membuat gaduh.
"Keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia adalah yang paling penting," jelas Bayu.
Baca juga: Polri Siapkan 3.500 Paket Sembako untuk Warga Nagekeo dan Ngada NTT
Puluhan peserta aksi damai ini juga berharap, agar kondusifitas di Indonesia terus terjaga hinga nantinya sosok presiden baru yang akan memimpin negeri ini dilantik sesuai dengan pilihan rakyat.
“Kita ndak pingin korban rakyat sampai menimbulkan korban jiwa, kita berharap situasi kondusif ini tetap terjaga dan berjalan sampai nanti ada keputusan dari KPU dan dilantik presiden baru yang sesuai dengan pilihan rakyat,” pungkas Bayu. (dos)
Editor : Redaksi