Sidoarjo (Aktualita)- Kepala Pengelola Terminal Purabaya (Bungurasih), Ahmad Badik, memberi peringatan keras terhadap para sopir bus atau perusahaan otobus (PO) di lingkungan Terminal Purabaya, agar tidak menurunkan atau menaikkan penumpang diluar area terminal.
Sebab, aktivitas tersebut tidak hanya berdampak pada penumpukan penumpang, melainkan kemacetan di sepanjang Jalan Letjen Sutoyo Medaeng, Waru Sidoarjo.
Baca juga: Anggota BPD Grogol Minta Pembatalan Usulan Surat Pemberhentian, Sebut Proses Cacat Prosedural
Peringatan itu disampaikan Ahmad Badik, setelah menerima beberapa keluhan baik secara langsung maupun tidak langsung atas kemacetan yang terjadi disepanjang Jalan Letjen Sutoyo Medaeng, Waru.
"Banyak warga masyarakat terutama pengguna jalan mengeluh atas kemacetan yang terjadi di jalan tersebut. Kemacetan itu disebabkan beberapa hal, salah satunya disebabkan oleh armada yang sengaja menurunkan atau menaikkan penumpang, baik di pintu kedatangan maupun pintu keluar terminal," jelas Ahmad Badik, Kamis 30 Mei 2024.
Sejatinya, pengelola terminal Purabaya sudah melakukan upaya persuasif dengan cara berkomunikasi langsung dengan pihak PO, agar tidak menaikkan atau menurunkan penumpang di sekitaran pintu masuk dan keluar terminal.
Baca juga: Bupati Sidoarjo lantik ulang 7 pejabat Pemkab.
"Kami juga sudah mengirimkan surat himbauan kepada PO. Aturan tersebut sudah sesuai UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lali Lintas dan Angkutan Jalan, yakni pasal 1 ayat 13 terminal adalah pangkalan kendaraan bermotor umum yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan pemberangkatan, menaikkan dan menurunkan orang atau barang serta perpindahan moda angkutan," jelasnya.
Sedangkan dalam pasal 126, pengemudi kendaraan bermotor umum angkutan orang, dilarang memberhentikan kendaraan selain ditempat yang telah ditentukan, mengetem, dan menurunkan penumpang selain ditempat pemberhentian.
"Tentu kami sangat dirugikan. Selain karena macet, armada yang harus nya datang tepat waktu jadi terlambat. Dan disitulah terjadinya penumpukan penumpang.
Baca juga: Karyawan PO Damri Surabaya Deklarasi Pilkada Jatim Damai
Sementara itu, kondisi Jalan Raya Letjen Sutoyo dari Pertigaan Medaeng ke arah Terminal Purabaya, hampir setiap pagi terpantau semerawut akibat bus saling serobot dan nekad menurunkan penumpang secara sembarangan.
Karena sudah menjadi fenomena pada pagi dan sore hari, para pengguna jalan akhirnya melakukan protes ke pihak pengelola terminal melalui media sosial maupun secara langsung di ruang pengaduan terminal. (dos)
Editor : Redaksi