Ratusan Siswa Keracunan MBG di Bandung Barat

Reporter : Redaksi

JAKARTA (Aktualita)  -Kasus keracunan yang diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Sebanyak 352 anak di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dilaporkan menjadi korban keracunan.

"Sampai pagi ini, sudah 352 orang. Tapi datanya terus berubah-ubah, karena masih banyak yang berdatangan," kata Kapolsek Sindangkerta, Iptu Solehudin.

Baca juga: Akibat Rekannya Dipukul , Ratusan Ojol Datangi Pengadilan Negeri Blitar

Dugaan keracunan massal yang menimpa anak sekolah ini berawal dari puluhan siswa di sebuah SMK Pembangunan Bandung Barat. Para siswa mengeluhkan gejala khas keracunan, seperti muntah-muntah, demam, hingga sesak napas.

Mirisnya, korban keracunan tak hanya menyasar anak sekolah, tapi juga siswa PAUD. Beberapa dari mereka kemudian dirujuk ke RSUD Cililin serta ke RSIA Anugrah.

Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Bandung Barat, Gani Djundjunan, mengatakan dugaan awal keracunan MBG berkaitan dengan menu yang diperkirakan kurang layak dikonsumsi.

urut info terakhir itu karena menunya dimasak terlalu dini, jadi mengakibatkan makanan didistribusikan ke siswa dalam keadaan sudah tidak bagus," ungkapnya dilansir, Selasa (23/9/2025).

Baca juga: Wujud Rasa Syukur Dusun Kembangan Gelar Sedekah Bumi

Berdasarkan keterangan siswa, dikatakan bahwa mereka mencium bau tidak sedap ketika membuka kotak MBG. Akibatnya, banyak siswa tidak menghabiskan makanan dari MBG tersebut.

Kini, untuk memastikan penyebabnya secara pasti, Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat saat ini sudah mengambil sampel bekas muntahan dari siswa yang keracunan usai menyantap menu MBG.

"Kami bawa sampel muntahan ke Labkesda Jabar. Kalau menunya ada tahu, ayam kecap, sayur," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar.

Baca juga: Gempa 6,5 Magnitudo Sumenep Picu Perubahan Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Evakuasi Kian Berisiko

 


 

 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru