Sinyal Koalisi Pilwali Surabaya, Eri Cahyadi Bersama Kader PDIP Temui PKB Surabaya

avatar aktualita.id
Eri Cahyadi bersama pengurus PKB Surabaya
Eri Cahyadi bersama pengurus PKB Surabaya

SURABAYA (Aktualita)- Mendekati tahapan pemilihan walikota Surabaya 2024, Eri Cahyadi Walikota Surabaya Temui ketua , beserta pengurus dan kader PKB Surabaya di kantor DPC PKB Surabaya Rabu malam ( 21/03/24).

Dalam pertemuan ini , Eri Cahyadi datang bersama sejumlah kader DPC PDIP Surabaya Syaifuddin Zuhri , Budi Leksono, serta Abdul Ghoni.

Baca Juga: Kantongi Surat Kejagung, PT Unicomindo Perdana Desak Pemkot Surabaya Bayar Rp 104 Miliar

Pertemuan berlangsung religius diawali dengan sholat tarawih berjamaah . Eri Cahyadi mengaku , pertemuan dirinya dengan Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf , beserta pengurus dan kader PKB Surabaya sebagai bentuk silaturahmi, dan berterima kasih telah bersama-sama membangun kota Surabaya selama dirinya menjabat.

"Jadi pada hari ini kita bersilaturahim disini sebagai walikota Surabaya dan didampingi teman teman pdip mengucapkan terimakasih". Ujar Eri.

Terkait apakah pertemuan tersebut menyangkut rekom untuk Eri maju kembali sebagai Walikota Surabaya dua periode , Eri Cahyadi menjelaskan jika pemerintahan yang ia pimpin bersatu dengan parpol dalam kekuatan besar , telah menghasilkan sesuatu yang luar biasa bagi warga Surabaya.Dari hasil itu, Eri Cahyadi mengakui jika dirinya tidak bisa bekerja sendiri dalam memimpin kota Surabaya. Satu diantara kekuatan besar untuk membangun kota Surabaya adalah PKB.

"Melihat rekom atau tidak tapi bagaimana perjuangan seluruh ketua partai di kota Surabaya ketika kami menjadi satu kekuatan besar ,hasilnya sangat luar biasa bagi warga Surabaya,  ketika 5 tahun hingga sekarang yang akan berakhir 2024 ternyata yang dicapai sangat luar biasa ,diluar eskpektasi berarti apa, kita tidak bisa berjalan sendiri". Jelas Eri.

Baca Juga: Tambah Delapan Rumah Pompa Baru Tahun Ini, Pemkot Surabaya Targetkan Tuntas Oktober

Eri Cahyadi menegaskan jika hasil baik tersebut perlu dilanjutkan bersama PKB sebagai satu diantara kekuatan besar parpol di Surabaya.

"kita membutuhkan kekuatan satu dengan yang lainya dan salah satu kekuatan itu adalah PKB Surabaya,  semoga itu terus berlanjut,  kalau hari ini saya turun dengan pdip Surabaya bukan saya sebagai walikota sendiri tapi saya  kesini juga dengan pdip Surabaya yang hari ini ada mas Syaifuddin Zuhri , ada mas Budi Leksono ,dan mas Ghoni, ini menunjukkan bahwa kami PDIP ketika membangun kota Surabaya tidak bisa sendiri, dan ini harus dilanjutkan". Pungkas Eri Cahyadi.

Sementara, terkait apakah PKB Surabaya akan mengusung Eri Cahyadi pada Pilwali Surabaya 2024 , Musyafak Rouf ketua DPC PKB Surabaya menyatakan jika pertemuan ini masih bersifat "koma" , dan harus melalui peraturan partai untuk mengusung kepala daerah .

Baca Juga: Waspadai Hantavirus, Pemkot Surabaya Siapkan Antisipasi dan Minta Warga Tak Panik

"Ya kalau di tanya itu jawabannya masih koma ,karena apa ,belum ada hitam diatas putih ,nanti kalau sudah kita proses. Ada PP-nya peraturan partai ". Jelas Musyafak Rouf.

Secara pribadi , Musyafak Rouf yang satu pondok dengan Eri Cahyadi di Pondok Pesantren Ndresmo Surabaya sudah kenal dari hati ke hati, dimana Eri Cahyadi sebagai Walikota Surabaya , Musyafak sebagai ketua DPC PKB Surabaya  mengaku tidak mungkin berbeda dalam kepentingan masyarakat Surabaya.

 "kalau dari pondok sudah dari hati ke hati ya beliau walikota jadi nggak mungkinlah kita ini beda dalam konteks kepentingan masyarakat ya". Tutup Musyafak.

Berita Terbaru