Kuliner Karya Mahasiswa FTP Unej: Dari Blondo Kelapa Hingga Bontung

avatar aktualita.id
Aryo Sulistiyo, Ketua kelompok produk Bontung yang memanfaatkan jantung pisang menjadi sebuah produk pangan kaya serat dan nutrisi
Aryo Sulistiyo, Ketua kelompok produk Bontung yang memanfaatkan jantung pisang menjadi sebuah produk pangan kaya serat dan nutrisi

JEMBER (Aktualita) - Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, memamerkan 22 produk kuliner hasil kreasi mandiri, Rabu (5/6/2024).

Salah satu yang dipamerkan adalah isian blondo kelapa (krim hasil samping pembuatan minyak kelapa) dengan subtitusi ikan tongkol dan ebi, yang hasilnya menjadi seperti abon dengan kelebihannya tinggi akan protein.

Baca Juga: BRI Bersinergi Hadirkan Pameran Artefak Meteorit di Surabaya 

Gista, Ketua Kelompok Produk Onigiri, mengatakan, blondo kelapa dipilih sebagai bahan dasar produk untuk memperkenalkan makanan tradisional yang diolah menjadi makanan kekinian kepada Generasi Z. Selain itu ini merupakan model pengolahan limbah kelapa.

“Karena belum banyak yang mengenal dan mengelola limbah minyak kelapa (blondo) lebih lanjut, makanya kita berinovasi buat diaplikasikan ke makanan yang lagi tren saat ini, yaitu salah satunya onigiri,” kata Gista.

Target pasarnya adalah konsumen usia lansia yang bisa mengonsumsiabon dengan subsitusi ikan tongkol dan ebi, dan Fenerasi Z dengan kemasan onigiri. Gista berharap produk ini bisa memotivasi generasi muda untuk memanfaatkan makanan tradisional menjadi makanan-makanan dengan inovasi terbaru.

Sementara itu Aryo Sulistiyo dan kawan-kawan memanfaatkan jantung pisang menjadi sebuah produk pangan kaya serat dan nutrisi bernama Bontung (Abon Jantung). Produk ini memiliki tekstur lembut dan rasa yang gurih sebagai alternatif pembuatan abon ayam atau sapi.

“Jantung pisang ini biasanya jarang sekali masyarakat mengolahnya sebagai produk alternatif, sehingga kami mencoba berinovasi, memberikan pandangan kepada masyarakat bahwa jantung pisang ini bisa diolah sebagai pengganti ayam atau sapi khususnya bagi para vegetarian untuk makanan sehari-hari,” kata Aryo.

Bontung ini mudah dibuat karena bahan bakunya terjual bebas di pasaran antara lain jantung pisang, santang, bawang merah, bawang putih, minyak, cabe merah besar, gula merah, garam, ketumbar bubuk, merica, kemiri dan serai.

Abon jantung pisang ini bercita rasa rendang. “Pengolahannya relative mudah seperti pembuatan abon pada umumnya,” kata Aryo, sebagaimana dilansir Humas Unej.

Berikut produk-produk kuliner bikinan mahasiswa FTP yang dipamerkan.

1. Hiperball : bakso ikan prebiotik yang terbuat dari ikan lele, tepung bengkuang, dan dengan subtitusi jamur tiram

2. Stik Nuta : salah satu olahan nugget berbahan dasar ampas tahu dengan penambahan flavor udang yang dimodifikasi bentuk seperti es krim stik

3. FreeMoo : produk ice cream plant based terbuat dari santan dan sari tempe dengan penambahan buah lokal deperti pisang fan buah naga

4. Bontung : untuk memanfaatkan jantung pisang menjadi sebuah produk pangan kaya serat dan nutrisi. Produk ini memiliki tekstur lembut dan rasa yang gurih seperti abon ayam/sapi

5. Craky crunch : cracker yang menggunakan daun stevia sebagai pemanis alami rendah kalori. Daun stevia digunakan sebagai bahan substitusi

6. Vegan Dimsum : dimsum vegetarian bebas gluten tinggi nutrisi dengan penambahan jus pakcoy didalam kulit dimsum serta menggunakan edamame dan jamur tiram

7. Cocoon : Cocoon Jam adalah selai yang berbasis kelapa dengan penambahan sari lemon. Rasa manis dan segar menghasilkan selai dengan rasa yang unik.

Baca Juga: Bank Jatim APEX Padel League 2026, Era Baru Kompetisi Padel di Jawa Timur

8. Abmika : produk abon vegan yang berbahan baku dami nangka dengan subtitusi issolate soy protein (ISP)

9. Soyaphoria : puding menggunakan susu kedelai dengan penambahan nanas dan saus karamel

10. Taco : Taco dengan tortilla tepung kacang merah dan sosis analog dari kluwih dan tempe

11. Herba : Jamu instan dengan pengemasan edible film

12. Odele : produk odeng lele dengan penambahan kuah nusantara dan jamur kuping

13. Onigiri : onigiri dengan isian blondo kelapa (krim hasil samping pembuatan minyak kelapa) dengan subtitusi ikan tongkol dan ebi

14. Furakie : Cookies berbahan dasar tepung ampas tahu dan sari buah naga dengan isian selai buah naga

15. Ladrang : snack ladrang dengan penambahan lele dan bubuk ebi sebagai camilan yang tinggi protein

16. Jeloe : jelloe marvie, jelloe aloe vera sirup markisa dan sirup telang dengan selasih,susu dan gule stevia.

Baca Juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2025, Anak-anak Yoga dan Bermain Edukasi Bersama

17. Semjang : Sempol dengan kandungan serat dan mineral yang cukup tinggi dari jantung pisang dngan penambahan jamur tiram menghasilkan citarasa yang khas

18. Cococrips : Brownies crispy dari ampas kelapa yang tinggi serat dan sehat

19. Captus : samosa dengan isian ikan tongkol tinggi omega 3, wortel dan kentang tinggi serat

20. Popical : minuman popping boba dengan infused sparkling ditambah topping popping yang diisi dengan sari jambu biji, jerik dan leci

21. Sushi : Makanan yang cocok dibuat cemilan dengan formulasi daun kelor dan juga ikan cakalang yang kayak akan protein dan antioksidan

22. Truffle : Coklat tempe yag terbuat dari buah naga dan bubuk buah bit dan bubuk daun kelor serta matcha dengan cita rasa unik

23. Pempek : Pempek ikan tengiri dengan penambahan bayam merah sebagai salah satu sumber antioksidan

24. Vegan gyoza : Vegan gyoza adalah inovasi potstik jepang dengan bahan baku tinggi serat dan protein nabati. Protein nabati berasal dari tahu, jamur dan dengan penambahan sayur sayuran.

Berita Terbaru