Kejari Tanjung Perak Peringati Hari Adhyaksa dengan Donor Darah dan Penanaman Pohon

avatar aktualita.id
Kajari Tanjung Perak Ricky Setiawan dan istri mengikuti donor darah
Kajari Tanjung Perak Ricky Setiawan dan istri mengikuti donor darah

Surabaya ( Aktualita)- Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya menggelar kegiatan donor darah dan penanaman pohon, untuk memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan hari ulang tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-24.

Kegiatan donor darah yang menjadi agenda rutin ini digelar di aula Kejari Tanjung Perak bekerjasama dengan PMI Surabaya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kajari Ricky Setiawan, seluruh Kasi, serta Kasubagbin dan pegawai.

Baca Juga: Kejati Jatim Periksa Jaksa Madiun, Tidak Terbukti Lakukan Pemerasan

"Kegiatan donor darah ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan seluruh insan Adhyaksa pada Kejari Tanjung Perak, untuk dapat membantu sesama serta meningkatkan kesehatan seluruh pegawai," kata Kajari Tanjung Perak, Ricky Setiawan Anas.

Sementara kegiatan penanaman 20 pohon dilakukan di Terminal Teluk Lamong, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, dengan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kota serta perwakilan PT. Pelindo dan PT. Terminal Teluk Lamong.

Baca Juga: Jaksa penerima uang tilap barang bukti tidak dipidana.

Dalam sambutannya Kajari Tanjung Perak, menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan wujud kepedulian insan Adhyaksa akan pentingnya menjaga sustanaible development.

"Bahwa untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan bagi semua orang, PBB telah menetapkan SDGS sebagai serangkaian tujuan untuk mencapai sustainable development goals. Dan di Indonesia sendiri melalui menteri keuangan telah menganggarkan belanja negara guna mendukung percepatan transformasi ekonomi hijau," terang Kajari .

Baca Juga: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Diduga Bocorkan Surat Perintah dalam Kasus Korupsi Dana Desa

Beberapa jenis pohon yang dilakukan penanaman, antara lain trambesi, skasia, kenanga, hingga beringin.

"Harapan kita melalui penanaman ini menjadi pemicu bagi masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian sumber daya alam yang kita miliki, sehingga dapat membantu pemerintah mewujudkan Indonesia emas 2045," tutup Kajari Tanjung Perak, Ricky Setiawan Anas. (dos)

Berita Terbaru