Persatuan Driver Online Indonesia Tegaskan Netral dalam Pilkada Jatim 2024

avatar aktualita.id
Persatuan Driver Online Indonesia gelar deklarasi damai Pilkada Jatim
Persatuan Driver Online Indonesia gelar deklarasi damai Pilkada Jatim

Surabaya (Aktualita),- Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) menggelar Deklarasi Pilkada Jawa Timur tahun 2024 Aman dan Damai, guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur, Rabu 13 November 2024. Kegiatan yang digelar di BG Junction Surabaya ini diikuti 100 orang anggota dari berbagai kota di Jawa Timur.

Dalam sambutannya Ketua Umum PDOI Jatim, Puji, meminta seluruh driver online yang tergabung dalam PDOI agar tidak berselisih karena perbedaan calon yang didukung dalam pilkada serentak 2024.

Baca Juga: Bhakti Religi : Kapolresta Banyuwangi, Pedomi Langkahmu Pada Al Qur'an 

Menurutnya, seluruh anggota bebas dalam menentukan pilihan dalam Pilkada Jatim tahun 2024. Karena siapapun yang terpilih para driver akan tetap bekerja di jalan seperti biasa.

"Saya harap teman-teman driver online tetap menjaga situasi tetap kondusif. Jangan sampai menyebarkan informasi yang bersifat Hoax yang dapat menimbulkan perpecahan diantara kita," tegas Puji.

Baca Juga: Polda Sumsel Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal

PDOI Jatim menegaskan tidak segan memberikan sanksi dan peringatan keras, jika ditemukan anggota yang melanggar ketentuan organisasi saat Pilkada Jatim 2024. Bahkan, organisasi akan mengeluarkan orang tersebut dalam keanggotaaan PDOI Jatim, jika tetap tidak mengindahkan.

"Kami harapkan ajang Pilkada Jatim tahun 2024 sebagai momen pemersatu driver angkutan online, khususnya yang tergabung dalam Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur," kata Puji dengan lantang.

Baca Juga: Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tidak Miliki Kewenangan Memungut Pajak

Perhimpunan Driver Online Indonesia Jawa Timur, juga menegaskan siap mendukung pelaksanaan Pilkada Jatim tahun 2024 dalam kondisi aman dan damai, yang ditunjukkan dengan pelaksanaan deklarasi damai.

"PDOI Jatim jangan mau dijadikan alat kampanye oleh para calon pada Pilkada Jatim tahun 2024. Kita harus tetap jadi driver angkutan online yang mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah," tutupnya. (dos)

Berita Terbaru