Ditlantas Ajak Kru Bis Tertib Lalin Selama Mudik Lebaran

avatar aktualita.id

SIDOARJO (Aktualita)- Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur, pada mudik lebaran Idul Fitri 1447 H. Terus melaksanakan sosialisasi kepada kru bis baik sopir dan kenek bis di Terminal Purabaya, Kamis petang.


Kasubditkamsel AKBP Edith Yuswo Widodo, menerangkan, kegiatan ini rangkaian kegiatan 'Polantas Menyapa' salah satu inovasi Bapak Kakorlantas yang ditindaklanjuti dengan 'Ngopi Bareng Cak Iwan'. 

Baca Juga: Aplikasi ILMU Semeru Kini Bisa Melacak Kendaraan Hilang Hingga ke Pelosok Wilayah


Ngopi bareng cak Iwan ini, Cangkruan Inspiratif. Dimana kami jajaran Ditlantas Polda Jatim, merangkul dan komitmen bersama kru bis baik sopir maupun kenek bis untuk bersama sama tertib berlalulintas.


“Kali ini kita menyasar sopir dan kenek bis di Terminal Purabaya. Tujuan dari kegiatan ini, mengajak para sopir bis agar berhati hati saat mengangkut masyarakat yang melakukan mudik lebaran Idul Fitri 1447 H tahun 2026,” terang Kasubditkamsel, AKBP Edith Yuswo Widodo, Jumat (12/3/2026) petang.

Baca Juga: Polda Jatim Turunkan 5 Ribu Personil Gabungan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 


Sosialisasi keselamatan berlalu lintas dalam masa mudik lebaran, serta sosialisasi Operasi Ketupat Semeru 2026, juga telah dilaksanakan ramp check untuk angkutan orang maupun bis pariwisata dan juga travel.


“Untuk kegiatan ramp check sudah dilaksanakan jauh sebelum mudik lebaran. Baik dilakukan dari jajaran Ditlantas, dan juga jajaran Satlantas di masing - masing Polres Jajaran,” lanjut Edith.

Baca Juga: 40 Ribu Kendaraan Pemudik dari Bali Tiba di Jawa Timur


“Selain itu, ramp check ini tidak hanya untuk sopir dan kenek, melainkan juga kesehatan kru bis, seperti tidak konsumsi miras saat nyetir juga bebas dari penyalahgunaan narkoba juga kelengkapan surat surat kendaraan,” lanjut Edith.


Diakhir kegiatan, jajaran Ditlantas Polda Jatim dari Subditkamsel memberikan parcel serta takjil gratis kepada kru bis. (ano)

Berita Terbaru

Peristiwa,

Jokowi Main Raja-rajaan lagi

NTT- Perkumpulan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban membantah kabar yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinobatkan sebagai “Raja Timur” s