Tanpa Risma, Surabaya makin Kotor

avatar aktualita.id
Banyak daun kering berguguran yang dibiarkan berserakan di jalan protokol Kota Surabaya.
Banyak daun kering berguguran yang dibiarkan berserakan di jalan protokol Kota Surabaya.

SURABAYA (Aktualita)- Surabaya salah satu kota dengan predikat kota paling bersih di indonesia. Hal itu ditandai dengan meraih raihan award Global Green City dari Global Forum on Humas Settlements (GFHS).

Penghargaan itu diraih Surabaya di era Walikota Tri Rismaharin. Namun, selepas ditinggalkan Tri Rismaharini yang mengemban amanat menjadi menteri sosial, maskot bersih itu kini cenderung menurun.

Baca Juga: Perampokan Toko Emas Wonokromo, Tiga Korban Disekap dan Dianiaya

Dari penelusuran Aktualita, di jalan-jalan protokol kota, masih banyak kotoran dari runtuhan daun kering hingga sampah plastik. Terutama di kawasan Jalan Praban, Jalan Blauran, Jalan Kedung Doro dan Jalan Arjuno.

Entah karena sosok leadership Risma yang peka akan kebersihan atau memang kurangnya pengawasan kebersihan saat ini. 

“Iya jalan Surabaya sekarang kotor, dulu bersih waktu walikotanya dipegang Ibu Risma. Sekarang kelihatan kurang bersih,” kata Johni, warga Surabaya.

Baca Juga: ARSAS Rekrut Koordinator Wilayah, Siapkan Deklarasi “Jogo Suroboyo”

Hal senada diucapkan Rudi. Menurutnya, wajah Surabaya saat ini kurang terawat.

“Saya dulu kalau keliling Kota Surabaya, jalan selalu kelihatan bersih, jarang ada kotoran. Tapi sekarang sering melihat kotoran di jalan, seperti kotoran plastik dan daun yang berguguran, dan jarang melihat tukang sapu yang bersiaga di lokasinya,”kata warga Surabaya Timur ini.

Baca Juga: Semangat “Wani Jogo Kutho” Menggema, Ribuan Arek Suroboyo Siap Deklarasi Akbar

Untuk itu, sebagai warga Surabaya, ia berharap Walikota Surabaya, Eri Cahyadi bisa melanjutkan apa yang dicapai Risma.

"Jadi Surabaya bakal semakin bersih dan indah, tanpa ada kotoran yang berserakan di jalanan kota yang berpredikat Kota Adipura ini,"pungkas Rudi.dei

Berita Terbaru