SAMPANG (Aktualita) - Polisi menemukan peluru kaliber 22 di lokasi kejadian penembakan tokoh masyarakat di Sampang, Jawa Timur. Hal itu juga dipastikan setelah proses identifikasi dalam penelitian Laboratorium Forensik Polda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto belum dapat memastikan jenis senjata yang digunakan pelaku
"Kaliber 22 itu bisa senjata sejenis revolver, kaliber 22 juga ada pistol rakitan," katanya kepada wartawan
Baca juga: Akibat Rekannya Dipukul , Ratusan Ojol Datangi Pengadilan Negeri Blitar
Sementara itu penyidik gabungan Polres Sampang dan Bangkalan masih terus memeriksa saksi-saksi untuk menguak pelaku kejadian penembakan tersebut.
"Sampai saat ini sudah 13 saksi yang diperiksa termasuk dari keluarga korban," ujarnya.
Baca juga: Dua Buruh Harian Lepas di Kuningan Jual Sabu
Kapolda juga memastikan bahwa kasus penembakan tidak terkait dengan masalah politik. "Peristiwa ini tak terkait politik," jelas dia.
Seperti diberitakan, Muarah (50), tokoh masyarakat Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menjadi korban penembakan orang tak dikenal di depan sebuah toko pada Jumat (22/12/2023) sekitar pukul 09.30 WIB. Akibatnya, korban mengalami luka tembak di punggung dan paha. Saat ini korban sedang dirawat di RS Dr Soetomo, Surabaya. RIP
Baca juga: Wujud Rasa Syukur Dusun Kembangan Gelar Sedekah Bumi
Editor : Redaksi