Aktualita, Jakarta -Aksi lobi Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani soal insentif pajak kepada eksportir sawit beberapa waktu menuai kritikan.
“Tadi malam saya bicara sama Menteri Keuangan tarif pungutan ekspor (kelapa sawit) mungkin kita bawa sampai ke bawah sehingga orang dikasih insentif untuk ekspor,” kata Luhut dalam acara Rapat Koordinasi Audit Perkebunan Sawit Se-Indonesia pada Kamis, 7 Juli 2022.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo akan dilaporkan ke Kemendagri
Peneliti Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan mempertanyakan aksi lobi tersebut seperti di negeri dongeng. Ia juga mempertanyakan status Luhut, apakah ia termasuk bagian dari kelompok pengusaha?.
Baca Juga: Sesaat Tri Rismaharini cuti haji Hingga Posisi Menteri Sosial Digantikan Muhadjir Effendy?
“Seperti di negeri dongeng, menteri minta turunkan pungutan ekspor kepada menteri lainnya? Apakah dia bagian dari pengusaha?,” ujar Anthony lewat akun twitternya pada Senin, 11 Juli 2022.
“Atau banyak pengusaha yang jadi rekan akrabnya? Apakah rakyat juga boleh minta turunkan pajak, atau turunkan harga BBM dan pangan?,” tandasnya. Rg
Editor : Redaksi