SURABAYA ( Aktualita)- Motif pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Hasanah warga Blitar, yang mayatnya dibuang di Ngawi, dan bagian tubuhnya ditemukan di Trenggalek serta Ponorogo disebutkan atas dasar cemburu dan sakit hati.
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, tersangka Rohmad Tri Hartanto (32) mengetahui korban pernah mengetahui korban memasukan pria lain ke dalam kostnya.
Baca Juga: Diduga Lakukan Pemerasan, Polres Pasuruan Kota Amankan 4 orang Debt Collector
"Tersangka cemburu karena mengetahui korban pernah memasukan pria lain ke alam kostnya, sementara dirinya dikenalkan kepada tetangga kostnya sebagai suami sirinya," terang Farman.
Baca Juga: Tim Polda Dua Raih Juara Bulutangkis Kapolda Jatim Cup
Selain itu, Farman menambahkan korban juga mengaku sakit hati karena korban pernah mengatakan mengatakan kepada anak tersangka bahwa kalau sudah besar akan menjadi Perempuan Seks Komersial (PSK).
"Jadi karena anak pertama tersangka dikatakan hal seperti itu, itu yang membuat dirinya sakit hati. Korban juga sering meminta uang kepada tersangka dan itu sudah disiapkan saat berada di hortel sebesar Rp 1 juta" tambahnya.
Baca Juga: Polda Jatim Salurkan Ratusan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Perlu diketahui digemparkan penemuan koper merah besar ditempat pembuangan sampah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, yang berisi potongan tubuh manusia tanpa kepala, Kemudian kaki kiri mulai pangkal paha tidak ada dan kaki kanan mulai lutut tidak ada. (dos)
Editor : Redaksi