Polrestabes Tangkap Pengacara Dugaan Konsumsi Narkotika, Wakil Ketua AKPI : Tidak Terbukti 

avatar aktualita.id
Wakil Ketua Bidang Bantuan Hukum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Pusat, Johanes Dipa Widjaja,
Wakil Ketua Bidang Bantuan Hukum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Pusat, Johanes Dipa Widjaja,

SURABAYA (Aktualita) - Wakil Ketua Bidang Bantuan Hukum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Pusat, Johanes Dipa Widjaja, menanggapi penangkapan tiga orang pengacara oleh Satuan Narkoba Polrestabes Surabaya, karena diduga mengonsumsi ganja saat kegiatan AKPI.

Johanes Dipa menyebut perlu meluruskan pemberitaan yang mengkaitkan penangkapan tersebut dengan kegiatan AKPI.

Baca Juga: Pelaku Dugaan Pengeroyokan terhadap Ronny Christian Sampaikan Permintaan Maaf, Kuasa Hukum Tempuh Jalur Damai

"Bahwa memang benar AKPI ada kegiatan Pendidikan Kurator dan Pengurus Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Surabaya. Acara ini berlangsung paralel dengan pusat di Jakarta, dimulai pada April 2026 di Sheraton Hotel, Surabaya, dengan fokus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan keahlian di bidang kepailitan serta PKPU," ujar Johanes Dipa sekaligus ketua Bidang Pembelaan Profesi DPC Peradi Surabaya ini. 

Namun, dengan digelarnya pendidikan Kurator tersebut jangan dikaitkan dengan penangkapan terhadap tiga oknum pengacara.

Masih kata Johanes Dipa, terkait kabar penangkapan tiga oknum pengacara sudah dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya. 

"Kan sudah ada stament resmi dari Kasat, bahwa ketiganya telah dipulangkan karena tidak ditemukan bukti yang cukup karena urine negatif," ujarnya.

Baca Juga: Manajemen AMS Group Tegas Pecat Pekerja, Gunakan Alamat Perusahaan Kirim Ganja  

Untuk itu Johanes Dipa meminta agar semua pihak untuk tidak membuat narasi yang negatif serta menyebarluaskan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. 

" Kalau masalah penangkapan dan lainnya itu bukan urusan organisasi AKPI jadi jangan dikait-kaitkan. Kami mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menerima maupun menyampaikan informasi kepada publik," ujarnya. 

Perlu diketahui, tersiar kabar adanya tiga oknum pengacara yang diamankan oleh Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dalam sebuah operasi di kawasan Surabaya Pusat, Kamis (30/4/2026). 

Baca Juga: Polres Bondowoso Bongkar Jaringan Narkoba, Ribuan Pil Koplo dan Sabu Disita

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketiga kurator tersebut berinisial SH, PG, dan MJ. Mereka diamankan dari kamar hotel dengan dugaan barang bukti sekitar 5 gram ganja. 

Kasat Narkoba AKBP Dodik membenarkan adanya penangkapan tersebut, tetapi menegaskan bahwa ketiganya telah dipulangkan karena tidak ditemukan bukti yang cukup.

“Benar sempat diamankan. Tapi setelah penyelidikan, hasil urine negatif dan tidak ditemukan barang bukti. Jadi sesuai aturan, mereka harus dipulangkan,” jelas Dodik. (ano)

Berita Terbaru

Peristiwa,

Jokowi Main Raja-rajaan lagi

NTT- Perkumpulan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban membantah kabar yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinobatkan sebagai “Raja Timur” s