Kejari Surabaya Tangkap DPO Terpidana Kasus Penipuan

avatar aktualita.id

SURABAYA (Aktualita)- Setelah kabur dari kewajiban menjalani pidana dan menjadi buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2017, Mintarja Anggono yang menjadi terpidana perkara penipuan akhirnya dapat ditangkap dan diamankan oleh Tim Tangkap Buron (Tim Tabur) Kejari Surabaya pada Selasa tanggal 5 Mei 2026. Terpidana diamankan tanpa perlawanan saat berada di sebuah toko meubel di kawasan Kapas Krampung Surabaya.

Perkara yang menjerat terpidana berawal pada sekitar tahun 2012. Kala itu Mintarja Anggono mengambil spring bed Superland ke PT. Super Poly Industri, spring bed merk Comforta ke PT. Massindo Solaris Nusantara dan lemari ke CV, dengan membayar menggunakan bilyet giro Bank BRI, Bank Mayapada dan Bank Metro Express.

Baca Juga: Optimalisasi Program Jaga Desa, Sinergi Kejaksaan dan BPD Perkuat Fondasi Pembangunan Berbasis Zero Corruption

Namun, saat jatuh tempo dan akan dicairkan ternyata saldo rekening tidak cukup dana. Akibat perbuatan terpidana, ketiga perusahaan tersebut mengalami kerugian total sebesar 591 juta.

Baca Juga: Wiwik Tedja Budiono, Keteguhan Seorang Istri Menjaga Keluarga di Tengah Ujian

Setelah Tim Tabur menyerahkan terpidana kepada Jaksa Eksekutor, terpidana saat ini telah dibawa untuk di eksekusi menjalani pidana penjara selama 1 (satu) tahun di Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng Sidoarjo sesuai dengan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1064K/PID/2017 tanggal 10 Nopember 2017.

Baca Juga: Tim Tangkap Buron Kejari Surabaya Amankan Terpidana Effendi Pudjihartono

"Terpidana Mintarja Anggono merupakan DPO ke 7 (tujuh) yang berhasil diamankan Tim Tangkap Buron Kejari Surabaya sejak Januari 2026. Dan ini merupakan pesan tegas kepada terpidana lain yang masih kabur dari kewajiban pidana untuk segera menyerahkan diri, karena Tim akan terus melakukan pengejaran dan melakukan tindakan tegas," terang Kasi Intel Kejari Surabaya Putu Arya Wibisana. (ano)

Berita Terbaru