Para Pengagum Bung Karno Selametan Pergantian Nama Koesno Jadi Soekarno di Rumah Persada Kediri

avatar aktualita.id
Warga Kediri menggelar tasyakuran hari lahir  Bung Karno
Warga Kediri menggelar tasyakuran hari lahir Bung Karno

KEDIRI (Aktualita) - Pengagum Bung Karno bersama relawan Situs Rumah Persada Soekarno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten  Kediri menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno sekaligus selamatan pergantian nama Koesno menjadi Soekarno, Rabu (5/6/2024) malam.

Bung Karno saat masih kecil diberikan nama orangtuanya Koesno,  hal ini pernah diceritakan Bung Karno dalam buku Cindy Adams.

Baca Juga: Akibat Rekannya Dipukul , Ratusan Ojol Datangi Pengadilan Negeri Blitar

Karena sakit-sakitan, kemudian nama Koesno diganti menjadi Soekarno.

Lukita Sudiarto, Sekretaris Panitia tasyakuran menjelaskan, mengadakan doa bersama, selamatan  tasyakuran Hari Lahir Bung Karno sekaligus ulang tahun  selamatan pergantian nama Koesno menjadi Soekarno. 

"Karena masih banyak yang belum  tahu bahwa Bung Karno pernah berganti nama,” jelasnya.

Pergantian nama itu terjadi saat Bung Karno tinggal dititipkan ayahnya di Kediri. Atas dasar sejarah tersebut, Situs Persada Sukarno di Kediri bersama lintas komunitas mengadakan  tasyakuran .

Baca Juga: Wujud Rasa Syukur Dusun Kembangan Gelar Sedekah Bumi

"Pergantian nama itu terjadi di Kediri.  Maka kami sebagai  warga Kediri merasa sangat perlu untuk mengadakan tasyakuran ini. Lebih-lebih  Bung Karno mengingatkan,  jas merah, jangan melupakan sejarah,” tambahnya.

Sementara Kushartono, Ketua Harian Situs Persada Sukarno menambah, pergantian nama  Koesno menjadi Soekarno telah diakui  oleh keluarga Bung Karno.

“Selain tertulis dalam buku berjudul “Kawah Candradimuka Soekarno”  Yayasan Soekarno telah mengabadikan pada sertifikat, piagam penghargaan yang menegaskan bahwa benar-benar pergantian nama ini terjadi di Ndalem Pojok Kediri,” jelas R Kushartono.

Baca Juga: Gempa 6,5 Magnitudo Sumenep Picu Perubahan Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Evakuasi Kian Berisiko

Sementara rangkaian tasyakuran Hari Lahir Bung Karno  diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, doa bersama, selamatan, diskusi dan santunan. 

Ada juga berbagai lomba anak-anak untuk mengenang masa kecil Soekarno saat tinggal di Ndalem Pojok. Dwi

Berita Terbaru