Syaifuddin Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan

Reporter : Redaksi
Ketua DPRD Kota Surabaya, H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos.

aktualita.id, SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November, Ketua DPRD Kota Surabaya, H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos., mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai kepahlawanan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan dan membangun Surabaya sebagai kota yang aman, nyaman, serta inklusif.

Menurut Syaifuddin, perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti sebatas seremoni atau peringatan tahunan. Semangat yang diwariskan para pendahulu harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, kebersamaan, serta tanggung jawab setiap warga terhadap lingkungan dan kehidupan kota.

“Jangan lupakan sejarah, karena sejarah itulah yang menjadikan fondasi atas perilaku nalar untuk kepentingan dan menjaga kesemuanya,” ujar Syaifuddin Zuhri, Jumat (6/11/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan menjaga Surabaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Seluruh unsur masyarakat, mulai dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga komunitas warga, memiliki peran penting dalam mempertahankan keharmonisan kehidupan perkotaan.

Syaifuddin juga menyoroti pentingnya membangun Surabaya sebagai kota inklusif. Menurutnya, pembangunan tidak semestinya hanya diukur melalui kemajuan infrastruktur maupun fasilitas publik, tetapi juga dari kemampuan kota memberikan rasa aman, ketenangan, kesejahteraan, dan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baginya, kota yang layak huni adalah kota yang mampu mengakomodasi kepentingan warganya tanpa membedakan latar belakang sosial. Karena itu, semangat kebersamaan dan kepedulian harus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan perkotaan.

Terkait dinamika politik nasional yang berkembang di Jakarta, Syaifuddin memastikan situasi tersebut tidak sampai memberikan pengaruh negatif terhadap kondisi Surabaya. Ia menyebut komunikasi dan koordinasi antara Forkopimda, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terus dijaga guna mengantisipasi kemungkinan yang dapat mengganggu stabilitas kota.

“Arek-arek Suroboyo cinta atas kotanya. Mari kita jaga dan jangan tinggalkan suri teladan pendahulu kita dalam membangun kota ini menjadi kota pahlawan yang menjunjung tinggi kebersamaan, kepedulian, dan saling berbagi,” pungkasnya.

Ia berharap momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bahwa nilai perjuangan harus terus hidup dalam tindakan nyata. Gotong royong, toleransi, kepedulian, dan solidaritas sosial menjadi warisan penting yang harus dipertahankan agar Surabaya tetap menjadi kota yang aman, nyaman, inklusif, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. (*/wid)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Rabu, 04 Nov 2026 14:05 WIB
Senin, 02 Nov 2026 08:21 WIB
Senin, 02 Nov 2026 18:01 WIB
Rabu, 04 Nov 2026 17:16 WIB
Berita Terbaru